Slum Area Improvement Program Based on Social Categories in Binjai City
DOI:
https://doi.org/10.47667/ijpasr.v4i4.257Keywords:
Program, Slum Area Improvement, Social Category, SWOTAbstract
This research aims to identify the socio-economic characteristics of the community in the Binjai Kota District, especially in the Kartini Region. It involves categorizing areas based on social and economic categories within slum areas and formulating appropriate handling strategies. The research methodology used is the SWOT Model with a descriptive and qualitative approach. Purposive sampling is employed for sample selection and informant determination. Overall, the socio-economic category of the community in the slum area tends to show low levels, as manifested in the majority having elementary school education, the dominance of laborers and farmers in the job sector, and low income levels, including land ownership with limited legality. However, there are some socio-economic categories that indicate better conditions, such as the productive age of household heads, housing density in accordance with standards, sanitation and clean water availability, and building ownership. Considering these findings, the slum area improvement program based on social categories proposed in this research should focus on strategies involving the implementation of development missions, community skill enhancement, sanitation preservation, building maintenance, and the development of non-governmental organizations. It should also encompass community empowerment, job diversification, cooperation for land ownership legality, drainage improvement, community awareness enhancement, and holistic assistance. This involves the government in the implementation of environmental cleanliness programs, collaboration between the government, regional authorities, and the community, as well as the maintenance of public facilities, improvement of community institutions, involvement of regional government within budget constraints, and collaboration between the government and the community in area arrangement.
Downloads
References
Abdiyanto (2020) Metode Penelitian Sosial & Sains. Penerbit: Aneka Ilmu Semarang. ISBN: 9786239220945.
Abdiyanto (2015). Teori Pembangunan. Penerbit : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Panca Budi, Medan. ISBN 978-602-71238-2-3.
Azhar, A., & Dewata, I. (2018). ‘Studi kapasitas beban pencemaran sungai berdasarkan parameter organik ( BOD , COD dan TSS ) di Batang Lembang Kota Solok, Provinsi Sumatera Barat’, Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 2(1), pp. 76–87.
Barney, J. B., & Hesterly, W. S. (2015). Strategic Management and Competitive Advantage. Person/Prentice Hall.
Barney, J. B., & William, S. H. (2008). Strategic Management and Competitive Advantage. 2nd Edition. USA: Pearson Printice Hall. BPS Indonesia. (2023). https://sensus.bps.go.id/main/index/sp2020#:~:text=Jumlah%20penduduk%20Indonesia%20pada%20tahun,133.542.018%20untuk%20penduduk%20perempuan.
Budiyono, & Suryana, A. (2019). Analisis Penanganan Permukiman Kumuh (Studi Kasus Di Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur). Jurnal Ilmiah Plano Krisna, 14(2), 54–63. .
Cathrine, D. (2022). “Penataan Lingkungan Permukiman Kumuh di Wilayah Kecamatan Semampir Kota Surabaya Melalui Pendekatan Partisipasi Masyarakat”. Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan . Institut Teknolohi.
Cresswell, W, J., Clark, & Plano., V. L. (2007). Designing and Conducting Mixed Methods Research. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, Inc.
David, F. R. (2010). Manajemen Strategi : Konsep. Jakarta: Salemba Empat edisi 12.
Defiana, I. (2016). Kampung Singgah Produktif : Pemicu Peningkatan Ekonomi Masyarakat Permukiman Kumuh. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 5(2), 192–196.
Deni Irawan, I. A., & Hidajat, J. T. (2018). Penanganan Permukiman Kumuh Perkotaan Menuju Program Pemerintah “Kotaku”(Kota Tanpa Kumuh) (Lokasi Studi : Kampung Lio, Kota Depok). (JOM) Bidang Perencanaan Wilayah & Kota, 1, 1–7. .
Direktorat Jenderal Perumahan dan Permukiman. (2002). Rencana Strategi Peningkatan Kualitas Lingkungan Permukiman Kumuh 2002- 2010. . Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah.
Direktorat Pengembangan Permukiman . (2014). direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.. Kebijakan dan Strategi Pengembangan Permukiman Tahun 2014.
Emil, S. (2003). Pembangunan Berwawasan Lingkungan. PT. Mediatama Sarana: Jakarta. .
Fauzi, H. I. (2023). Visi Pembangunan Kota Binjai 2021-2024. https://sumut.antaranews.com/berita/384302/amir-hamzah-ingin-mewujudkan-binjai-maju-berbudaya-dan-religius.
Hamzah, A., & Sudra, I. W. (2000). “Dasar-dasar Hukum Perumahan”. Rineka Cipta: Jakarta.
Hesse, S., & Biber. (2010). Mixed Methodes Research: Merging Theory With Pratice. New York: The Guildford Press.
Hitt, M. A., Ireland, R. D., & Hoskisson, R. E. (2001). Strategic Manajement: Competitiveness and Globalization, Edisi Bahasa Indonesia, Jakarta, Salemba Empat, 2001 .
Joenso, R. C., & Sari, S. R. (2020). Klasifikasi Kekumuhan dan Konsep Penanganan Permukiman Kumuh Perkotaan (Studi Kasus : Permukiman Lampu Satu, Merauke). Jurnal Arsitektur ARCADE, 4(2), 94. https://doi.org/10.31848/arcade.v4i2.366 .
Juita, Y. S., & Adiwidjaja, I. (2018). Partisipasi Masyarakat Dalam Penataan Permukiman Kumuh. JISIP : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7(3), 94. www.publikasi.unitri.ac.id.
Kotler, P. &. (2009). Marketing Management: 13th Edition. New Jersey: Upper Saddle River.
Kotler, P., & Keller, K. (2006). Marketing Management (12th ed.). New Jersey: Pearson Education, Inc.
Nafsi, N. (2019). Karakteristik Permukiman Kumuh (Studi Kasus: Kecamatan Semarang Utara Kota Semarang. Jurnal Malige Arsitektur, 1(1), 30–39. .
Octavionesti, A. A., & Mardiansjah, F. H. (2017). Penanganan Permukiman Kumuh Melalui Pembangunan Rusunawa: Studi Kasus Rusunawa Kaligawe, Kota Semarang. Jurnal Riptek, 2(1), 41–56.
Saputro, E. Z. (2022). Normalisasi Kawasan Kumuh Eks Lokalisasi Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Jurnal Kajian Ruang, 2(1), 19-28.
Sari, A. R., & Ridlo, M. A. (2022). Studi Literature : Identifikasi Faktor Penyebab Terjadinya Permukiman Kumuh Di Kawasan Perkotaan. Jurnal Kajian Ruang, 1(2), 160. https://doi.org/10.30659/jkr.v1i2.20022.
Srinivas, H. (2003). Slum, Squatter Areas and Informal Settlement, 9th International Conference On Sri Lanka Studies, Matara, Sri Lanka, Arawinda Nawagamuwa and Nils Viking.
Supartini. (2003). Pertumbuhan Permukiman Liar Tahun 1990 – 2000 di Kelurahan Sungai Harapan Kecamatan Sekupang Batam, Skripsi Fakultas Geografi UGM, Yogyakarta.
Surtiani, E. E. (2006). . Eny Endang Surtiani Magister Teknik Pembangunan Wilayah Dan Kota Program Pasca Sarjana-Universitas Diponegoro Semarang.
Sugiarto, A., dan Ramadania, R.K., 2023. Economic and Spatial Regional Integration and Its Impacts on Regional Development in North Tapanuli Regency. Sinomic Journal : International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics. Vol.2, Issue 5 (2023).ww.sinomicsjournal.com. DOI: https://doi.org/10.54443/sj.v2i5.233. ISSN (e): 2829-7350 | ISSN(p): 2963-9441.
Tarigan, R. (2005). Perencanaan pembangunan wilayah. PT. Bumi Aksara.
Thamrin,. (2012). “Pesatnya Pertumbuhan Perumahan Dan Permukiman Menimbulkan Dampak Bagi Prasarana Dan Pengelompokan Hunian” Bahan Kuliah Jurusan Planologi, Medan : Institut Teknologi Medan. Untermand , Richard , and Small Robert, 1985, Site Planning for Clauster Housing, London: Perseus;.
Wet, D., & Dhris. (2002). The Experience with Dams and Resettlment in Africa, World Commission on Dams, Cape Town, South Africa.
Wijaya, D. W. (2016). 555-3808-1-Pb. Perencanaan Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh (Studi Penentuan Kawasan Prioritas Untuk Peningkatan Kualitas Infrastruktur Pada Kawasan Permukiman Kumuh Di Kota Malang), 2(1), 1–10.
Yenny, N. (2009). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Kota Medan (Studi Kasus di Kawasan Kumuh). JURNAL GEOGRAFI, 1(1), 27-42.
Yunus, H. (2005). Struktur Tata Ruang Kota, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 International Journal Papier Advance and Scientific Review

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
























